Senin, 15 Oktober 2012

Rumahku bukan surga

Membuka blog lama, dan menemukan puisi ini. Saya suka sekali. Diambil dari buku "Barakallahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta" Numpang post di sini lagi yaa.. :)

bukan surga, tapi serambinya
rumahku hanyalah sebentuk bait
tempat melabuh rindu, membagi tawa dan pangkuan,
lalu wangian surga semilir bersama tahmid
tempat menegak malam dengan dzikir menggigil dan tangis pertaubatan
rumahku adalah rasa aman dalam genggam jemari Ar Rahmaan
rumahku adalah juga derak kekhawatiran
agar tiada lena dalam fana
rumahkulah kutub yang mendamai hati dan sesenyum rasa
"Masuklah, berselimut, rehat!"
terkadang ia mentari yang menyala, menegur hati, dan menggerak
"Keluarlah, da'wah, jihad!"
rumahku perhentian,
tempat iman diperbarui dan ruh diisi ulang
lalu aku harus keluar membukti amalan
rumahku, menawan tenteram, menggerak bandang
rumahku
mungkin bukan surga, tapi insya Allah
serambinya

gambar diambil dari sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...