Kemarin, sempat bilang seperti ini ke suami: "Yah, baru awal September. Tapi udah pengen September cepet-cepet abis aja.."
Ya, baru 5 hari memasuki September, tapi rasanya sudah lelaahh. So many things happens in these few days.
Yang pertama, Alhamdulillah..Renovasi rumah sudah dimulai. Memang kami ambil perumahan yang sudah siap huni di Cibubur Country. Tapii, rumahnya keciill. Cuma ada 2 kamar tidur, 1 toilet, dan ruang tamu (atau ruang serbaguna ya? hehehe). Jadi, kami putuskan untuk merenovasi bagian belakang rumah mungil kami itu. Rencananya akan dibangun dapur dan ruang keluarga. Plus-plus. Plus taman kecil, plus bangun tembok keliling, plus ini, plus itu. Rencana buwesaaarr, budget minim. Heheheh. Saya serahkan saja ke suami deh kalau itu. Nggak mudeng bangun-bangunan je. Tapi tetap semua-muanya dirundingkan dulu ya. Ini mau jadi ruang apa, kayak gimana, pintu dimana, jendela dimana. Cuma kalau detailnya, saya nggak terlalu fanatik. Nggak harus pake ini, nggak harus pake itu. Sadar diri lah, low budget gitu. Jadi yang penting jadi, aman, dan layak ditempati.
Eh malah kemaren weekend pas kami ke sana lagi, ada beberapa bagian rumah yang perlu perbaikan. Tembok retak, pintu ga bisa dibuka. Complain lah kami ke developer. Padahal hari itu juga para tukang sedang jalan dari Temanggung ke Jakarta. Kami memang ga pake jasa pemborong karena biayanya yang ga masuk kantong. Jadi semua dikerjakan sendiri. Termasuk bawa tukang dari kampung. Nah, berdasarkan perjanjian itu:
-garansi rumah berlaku 3 bulan semenjak serah terima
-garansi berlaku selama belum dilakukan renovasi terhadap rumah bersangkutan
Poin satu masih masuk. Karena kami ambil rumah bulan Juni, jadi sampai September ini kami masih dapat garansi. Poin dua? Itu yang jadi masalah. Kami sudah mau memulai renovasi. Tukang sudah di jalan. Ga mungkin dong memulangkannya lagi. Butuh biaya tambahan. Akhirnya, setelah nego dengan pihak yang berkepentingan, kami diperbolehkan membangun bersamaan dengan perbaikan rumah (yang dilakukan pihak developer). Alhamdulillah..
Beralih dari masalah rumah. Awal bulan ini dibuka dengan sakitnya Raihan. Batuk pilek yang menyebabkan demam. Hari Jumat, saya ijin pulang kantor lagi setelah absen, demi membawa Raihan berobat ke RS. Mau nanyain perihal pileknya. Sepulang dari sana, obat tidak saya minumkan karena saya rasa masih belum diperlukan. Masih bisa dijemur-jemur aja. Sabtu pagi, saya dan ayah ke Cibubur. Raihan ditinggal di rumah dengan pengasuhnya. Sampai Minggu sore, semua masih baik-baik saja. Menjelang Maghrib, Raihan sudah tidur.
Masuk waktu Isya' Raihan bangun. Dan kagetlah saya. Badannya panas. Setelah dicek dengan thermometer, suhunya 38 derajat celcius. Lumayan tinggi, tapi masih belum perlu obat. Saya kompres-kompres saja dengan air hangat. Jam sepuluh, kami pun beranjak tidur. Saya bangun jam setengah satu malam dan kembali mengecek badan Raihan yang rasanya semakin panas. 39 derajat. Panik. Belum pernah Raihan demam setinggi itu. Karena tidak sedia obat di rumah, saya atasi dengan kompres. Terus sampai jam setengah tiga pagi. Lalu suami bilang, "Bunda tidur aja.." Dan tidurlah saya dengan galau.
Menjelang subuh saya bangun dan cek lagi suhu tubuh Raihan. 39, 5 derajat celcius. Oh! Panik-panik! Pagi itu, kami langsung siap-siap pergi ke rumah sakit lagi. Jam tujuh kami sudah sampai di RSIA Tambak. Dokter anak belum datang, hanya ada dokter jaga di UGD. Sebenernya pengen nungguin sampai dokternya dateng. tapi kok lama, baru jam 9 nanti datengnya. Akhirnya kami periksakan Raihan ke UGD. Pulang bawa obat. Hari itu saya ambil cuti.
Sampai sekarang Raihan masih minum obat pileknya. Demamnya sudah berangsur-angsur turun. Anaknya sudah ceria lagi, biarpun waktu sakit kemarin dia juga sama sekali nggak rewel. Huhuhuu.. *peluk-peluk Raihan. Pelajaran moral dari cerita ini: selalu sedia obat-obatan untuk anak di rumah! Minimal obat turun panas, batuk, pilek, plester, kompres, dst dst.. Bener-bener ini pengalaman baru yang memberikan pelajaran buat saya. Walaupun anti obat, sebisa mungkin si kecil sembuh tidak dengan obat, tapi persediaan itu PENTING! Kayak nggak inget aja kalau di rumah orang tua sana juga ada kotak P3K. Huhuhu... *toyor diri sendiri
Selain Raihan yang sakit, ayah-bundanya juga sakit! Batuk-pilek-radang. Flu dan kawan-kawannya deh. Tapi sepertinya memang dimana-mana orang sedang terserang virus ini. Di kantor juga gitu. Sudah banyak korbannya. Perlihan musim kali ya..
Yang bikin galau lagi adalah.tentang rencana-rencana dan keinginan yang bikin pusing kepala. Duuhh...
Akhirnya cuma bisa berdoa:
Ya Allah, semoga September ini berjalan dengan baik-baik saja
Lancarkan dan mudahkan segala urusan kami Ya Rabb..
Aamiin...
:)
Rabu, 05 September 2012
Kamis, 30 Agustus 2012
Cerita Mudik (part I)
Bismillah...
Mulai ngisi blog ini lagi setelah kurang lebih 2 minggu hiatus. Alhamdulillah, sudah fresh badan dan pikiran dengan liburan di kampung tercinta.
Oiya, hampir lupa. Biarpun udah telat juga, gapapa deh ya ngucapin sekarang:
Selamat Idul Fitri 1433 H
Taqobbalallahu minna wa minkum...
Mohon maaf lahir batin ya semuaa...
Sekarang mau cerita-cerita soal mudik kemarin nih. Kebetulan ini pulang kampung yang pertama kalinya setelah boyongannya Raihan ke Jakarta 4 bulan yang lalu. Mudik pertamanya Raihan juga. Perjalanan jauh pertama kalinya juga buat kami bertiga. Deg-degannya udah dari jauh-jauh hari. Hebohnya udah dari jauh-jauh hari. Berbagai referensi di internet habis dibaca. Bagaimana tips mudik dengan bayi juga tak ketinggalan dipikirkan masak-masak. Lebay? Emang. Soalnya cuma mudik berdua suami aja sih. Mungkin kalo ada orang lain yang barengan, bakal nggak se-deg-deg-an itu. Gimana enggak deg-degan, Raihan itu anaknya nggak betahan sama sekali. Kalo pergi kemana-mana naik taksi atau pinjem mobil kakak ipar, dia tuh suka nangis aja gitu. Ga betah. Pengennya digendong jalan-jalan, atau mainan di atas kasur. Tapi alhamdulillah yaa, semua kecemasan itu nggak terbukti sama sekali. Alhamdulillah, Raihan kooperatif banget di perjalanan. Err, daripada berpanjang kata, langsung aja deh ke cerita mudiknya ^^
Jadi nih, dari jauh hari kami sudah memikirkan masak-masak kendaraan untuk mudik lebaran. Kalau tahun kemarin, saya dan suami pake' mobilnya kakak ipar yang enggak dipake buat mudik kami berdua. Dan perjalanan dengan mobil, bisa ditebak lah ya, pasti kena macet. Kalau biasanya Jakarta-Purbalingga bisa ditempuh dalam 10-12 jam, kalau waktunya mudik lebaran, bisa sampe 24 jam. Fiuuhh.. Pegel gak tuh? Gak kebayang kalau harus bawa Raihan mudik pake mobil. Jadi, pilihan itu kami coret langsung dari list angkutan mudik. Pilihan kedua, naik pesawat. Hahaha..sebenernya nggak ada si pilihan itu. Ya gimana mau naik pesawat? Bandara terdekat adanya di Jogja yang jauhnya kurang lebih 4 jam perjalanan ke Purbalingga (kalau ke Temanggung, kampungnya suami, kurang lebih 2 jam laah, tapi tetep aja nggak efisien kalau harus bolak-balik gitu). Jadi, nggak bakalan deh mudik naik pesawat, kecuali kalau Purbalingga (atau at least, Purwokerto, kota tetangga) udah punya bandara sendiri. hehehe *ngarep. Pilihan yang paling memungkinkan adalah naik kereta api. Ini sama kayak pas Raihan usia 2 bulan dibawa ke Jakarta, naiknya kereta. Bedanya, kalau waktu itu Raihan dianter banyak orang, kali ini Raihan bertiga aja sama ayah sama bunda :)
Karena sejak jauh hari proses pembelian tiket kereta bisa dilakukan sejak H-90 hari keberangkatan, sejak bulan Mei saya sudah ngetagin tanggalan di kalender biar nggak kelupaan beli tiket kereta. Kalau saya mau pulang tanggal 17 Agustus, belinya bisa dimulai dari tanggal 17 Mei. Kenapa harus jauh-jauh hari? Ya biar nggak kehabisan tiket kereta dong. Tau sendiri kalau mau liburan tiket kereta abisnya cepet banget :D
Nah, sebenernya rencana awalnya saya dan suami mau mudik tanggal 16 Agustus. Sore sebelum pergantian hari (15 Mei), saya sudah mewanti-wanti mau telpon pukul 00.00. Biar dapet tu tiket. Tapi setelahnya sangsi sendiri dalam hati, masa iya ada orang mau pesen tiket tengah malem gitu? Jadi urunglah niatan untuk pesen via telepon tengah malem itu. Jadinya subuh, saya baru telpon ke 121. Dan tebak apa? Tiket kereta xxx, untuk tanggal 16 pagi udah habis! Nggak mau rugi hari, saya spekulasi aja, mau ambil cuti tanggal 15, dengan asumsi itu cuti diterima. Soalnya kalau tanggal 17 udah mepet lebaran, dan udah mulai libur. Jadi pikirannya bakal rame orang mudik. Lagian males buat telpon besokannya lagi (bingung? nggak usah dipikirin :p). Dipesanlah tiket kereta eksekutif untuk tanggal 15 pagi. Dan dapet. Yeaaayyy. Senaang. urusan tiket sudah beres. Soal tiket ini, tak lupa beberapa hari kemudian kami pesen lagi tiket kereta buat balik ke Jakarta. Alhamdulillah dapet juga. Jadi legaa...
Soal tiket, beres sejak tiga bulan yang lalu. Sekarang soal bawaan. Sudah terbayang di pelupuk mata bawaan yang akan diangkut pulang kampung. Mana sebelumnya pesen kue lebaran 8 toples buat oleh-oleh pulak. Huwaa.. Tapi bismillah deh ya. Saat packing, berusaha membawa barang yang penting-penting aja. tapi tetep aja jatohnya banyak yang dibawa, hehe
Jadi ini bawaan kami mudik kemarin (sayang banget nggak difoto, hhuhu):
- koper gede: berisi pakaian saya dan suami, plus oleh2 yang berupa baju, sarung, dll *udah full banget ini koper
- koper kecil: berisi pakaian dan pernak-pernik Raihan
- diaper bag besar: isinya keperluan Raihan selama dalam perjalanan, macam baju ganti, diapers, selimut, mainan-mainan, dll
- diaper bag kecil: berisi perlengkapan ASIP, seperti botol buat minum (males nyusuin Raihan di kereta, ribet, hihi), apron (buat mompa ASIP di kereta), dan ASIP beku (nyomot beberapa dari freezer)
- kardus berisi kue buat oleh-oleh
- tas kecil yang dicangklong suami: berisi gadget dan perlengkapan elektronik suami
Ini aja pake acara galau mau bawa strollernya Raihan apa enggak. Soalnya, kalo baca di TUM, ada pengalaman yang naik kereta bawa stroller, bayinya bisa ditidurin di stroller. Tapi karena udah kebanyakan bawaan, rencana itu pun kami batalkan. Dan nggak nyesel kok nggak bawa stroller, karena Raihan masih bisa kami gendong gantian dan sesekali ditidurkan di atas bangku.
Karena kami berangkat siang, dan Raihan juga masih full ASI, saya tidak bawa bekal makanan. Toh nanti sampai di rumah pas dzuhur, belum saatnya buka juga. Hanya saja saya waktu itu memutuskan untuk tidak berpuasa. Busui dan musafir kan boleh tidak puasa. Yang jelas nanti harus bayar utang ;) Jadi saya hanya bawa perbekalan sebotol pulpy orange, karena sebelum mudik nggak sempat belanja kemana-mana :D
Banyak ya? Iya. Apalagi ketambahan harus gendong Raihan. Jadi kami berbagi tugas. Suami gendong Raihan sama bawa barang yang bisa dia bawa, saya bawa tas-tas keperluannya Raihan. Berangkatnya kita dianter rewang nyetop taksi, jadi masih bisa kebawa semua.
Kami sengaja memilih jadwal kereta yang berangkat pagi karena takut Raihan bakal kedinginan kalau pakai kereta eksekutif malam hari.Di tiket, tertulis kereta berangkat jam 06.30 dari Stasiun Gambir. Selepas subuh, kami yang sudah siap langsung berangkat dengan taksi. ART kami tidak mudik karena memang rumahnya sudah di Jakarta. Bisa tenang kalo gitu. Ada orang yang bisa jagain rumah, rapi-rapiin rumah, dan sesekali tidur di rumah.
Raihan masih bangun waktu digendong ke taksi. Tapi tak lama kemudian dia sudah tidur dipangku ayahnya. Begitu sampai Gambir, kami pesan porter buat bantuin bawa barang-barang. Raihan sepertinya masih tidur juga pas digendong-gendong ayahnya ke dalam stasiun. Baru setelah kami sampai di lantai atas, di peron tempat kami menunggu kereta, Raihan bangun. Bingung ngeliatin stasiun dan orang-orang yang rame. Oiya, Raihan kami pakaikan headset untuk meredam suara-suara yang terlalu keras. Takutnya nanti dia kaget, atau takut denger suara-suara kenceng *dan lagi-lagi itu tidak terbukti :D
Sebenernya, ada janji buat ketemuan sebentar sama mbak Kiki. Udah sms-an juga. Dan udah liat orangnya di depan mata. Sayang waktu itu lagi ngejar-ngejar porter yang jalannya cepet banget. Dan dibawalah kami ke ujuuuung, tempat gerbong kami katanya akan mendarat, hehehe. Jadi batal deh ketemuannya, hiks!
Dari tempat kami nunggu kereta itu, kami bisa liat Monas. Waa, pemandangan yang seru. Kayaknya udah lamaaaa banget nggak ke Monas. Semenjak Raihan lahir deh ya udah nggak pernah ke Monas lagi. Padahal dulu rajin lhoo, saya dan suami ke Monas. Hampir setiap weekend kami ke sana. Olahraga pagi. Bawa raket badminton. Atau sekedar lari-larian aja.
Dari atas Gambir itu, keliatan orang ada yang lagi senam, lari pagi, dlsb di sekitaran Monas. Padahal masih weekdays lhoo.. Ternyata ada yang beraktivitas juga di sana. Emang masih pagi si, kayaknya sekitar jam 06.00.
Dan nggak lupa dong, kami (lebih tepatnya saya) foto-foto:
Akhirnya, setelah menunggu beberapa saat, kereta yang dinanti datang juga. Kami pun masukdengan susah payah. Bawa semua tasnya berdua doang sama ayah boo..
Di dalam kereta, Raihan sama sekali enggak rewel. Begitu barang-barang sudah ditata, Raihan saya yang pegang. Bosen dipangku tiduran, digendong berdiri. Bosen digendong berdiri, yang nggendongnya yang berdiri. Capek nggendong, ditidurinlah Raihan di kursi kereta. Kalo nangis, dikasih minum, diem deh. Trus main-main lagi, trus tidur. Ya, gitu-gitu aja sih. Cuma bundanya aja yang kebagian bangkunya sempit. Sesekali malah asik ndeprok di lantai kereta, hehehe..
Beberapa kali foto-fiti di dalam kereta. Kayak gini kurang lebih suasananya.
- koper kecil: berisi pakaian dan pernak-pernik Raihan
- diaper bag besar: isinya keperluan Raihan selama dalam perjalanan, macam baju ganti, diapers, selimut, mainan-mainan, dll
- diaper bag kecil: berisi perlengkapan ASIP, seperti botol buat minum (males nyusuin Raihan di kereta, ribet, hihi), apron (buat mompa ASIP di kereta), dan ASIP beku (nyomot beberapa dari freezer)
- kardus berisi kue buat oleh-oleh
- tas kecil yang dicangklong suami: berisi gadget dan perlengkapan elektronik suami
Ini aja pake acara galau mau bawa strollernya Raihan apa enggak. Soalnya, kalo baca di TUM, ada pengalaman yang naik kereta bawa stroller, bayinya bisa ditidurin di stroller. Tapi karena udah kebanyakan bawaan, rencana itu pun kami batalkan. Dan nggak nyesel kok nggak bawa stroller, karena Raihan masih bisa kami gendong gantian dan sesekali ditidurkan di atas bangku.
Karena kami berangkat siang, dan Raihan juga masih full ASI, saya tidak bawa bekal makanan. Toh nanti sampai di rumah pas dzuhur, belum saatnya buka juga. Hanya saja saya waktu itu memutuskan untuk tidak berpuasa. Busui dan musafir kan boleh tidak puasa. Yang jelas nanti harus bayar utang ;) Jadi saya hanya bawa perbekalan sebotol pulpy orange, karena sebelum mudik nggak sempat belanja kemana-mana :D
Banyak ya? Iya. Apalagi ketambahan harus gendong Raihan. Jadi kami berbagi tugas. Suami gendong Raihan sama bawa barang yang bisa dia bawa, saya bawa tas-tas keperluannya Raihan. Berangkatnya kita dianter rewang nyetop taksi, jadi masih bisa kebawa semua.
Kami sengaja memilih jadwal kereta yang berangkat pagi karena takut Raihan bakal kedinginan kalau pakai kereta eksekutif malam hari.Di tiket, tertulis kereta berangkat jam 06.30 dari Stasiun Gambir. Selepas subuh, kami yang sudah siap langsung berangkat dengan taksi. ART kami tidak mudik karena memang rumahnya sudah di Jakarta. Bisa tenang kalo gitu. Ada orang yang bisa jagain rumah, rapi-rapiin rumah, dan sesekali tidur di rumah.
Raihan masih bangun waktu digendong ke taksi. Tapi tak lama kemudian dia sudah tidur dipangku ayahnya. Begitu sampai Gambir, kami pesan porter buat bantuin bawa barang-barang. Raihan sepertinya masih tidur juga pas digendong-gendong ayahnya ke dalam stasiun. Baru setelah kami sampai di lantai atas, di peron tempat kami menunggu kereta, Raihan bangun. Bingung ngeliatin stasiun dan orang-orang yang rame. Oiya, Raihan kami pakaikan headset untuk meredam suara-suara yang terlalu keras. Takutnya nanti dia kaget, atau takut denger suara-suara kenceng *dan lagi-lagi itu tidak terbukti :D
Sebenernya, ada janji buat ketemuan sebentar sama mbak Kiki. Udah sms-an juga. Dan udah liat orangnya di depan mata. Sayang waktu itu lagi ngejar-ngejar porter yang jalannya cepet banget. Dan dibawalah kami ke ujuuuung, tempat gerbong kami katanya akan mendarat, hehehe. Jadi batal deh ketemuannya, hiks!
Dari tempat kami nunggu kereta itu, kami bisa liat Monas. Waa, pemandangan yang seru. Kayaknya udah lamaaaa banget nggak ke Monas. Semenjak Raihan lahir deh ya udah nggak pernah ke Monas lagi. Padahal dulu rajin lhoo, saya dan suami ke Monas. Hampir setiap weekend kami ke sana. Olahraga pagi. Bawa raket badminton. Atau sekedar lari-larian aja.
Dari atas Gambir itu, keliatan orang ada yang lagi senam, lari pagi, dlsb di sekitaran Monas. Padahal masih weekdays lhoo.. Ternyata ada yang beraktivitas juga di sana. Emang masih pagi si, kayaknya sekitar jam 06.00.
Dan nggak lupa dong, kami (lebih tepatnya saya) foto-foto:
![]() | ||
| Raihan kok miring-miring gitu sih? -,- |
Akhirnya, setelah menunggu beberapa saat, kereta yang dinanti datang juga. Kami pun masuk
Di dalam kereta, Raihan sama sekali enggak rewel. Begitu barang-barang sudah ditata, Raihan saya yang pegang. Bosen dipangku tiduran, digendong berdiri. Bosen digendong berdiri, yang nggendongnya yang berdiri. Capek nggendong, ditidurinlah Raihan di kursi kereta. Kalo nangis, dikasih minum, diem deh. Trus main-main lagi, trus tidur. Ya, gitu-gitu aja sih. Cuma bundanya aja yang kebagian bangkunya sempit. Sesekali malah asik ndeprok di lantai kereta, hehehe..
Beberapa kali foto-fiti di dalam kereta. Kayak gini kurang lebih suasananya.
![]() | ||
| pemandangan di luar |
![]() | |
| Sebelahan sama satu keluarga terdiri dari ibu-ayah-2 orang anak, yang kecil usia 9 bulan |
![]() |
| pipi Raihan dari samping kok gitu amat ya :D |
Kami sampai di stasiun Purwokerto sekitar kurang lebih jam 12 siang, pas adzan dzuhur kalo nggak salah. Habis itu nunggu dijemput. Padahal udah telpon dari pas di dalem kereta lho.. Dan biasanya dari rumah (Purbalingga) ke Purwokerto itu kurang lebih cuma setengah jam-an. Tapi katanya jalan di dalem kota Purwokertonya maceet. Mungkin banyak orang lagi belanja. Alhasil sempet deh tuh nungguin sampe setengah jam sebelum akhirnya jemputan nyampe.
Di mobil, Raihan digendong sama eyang utinya. Dan dia anteeeenng banget. Terbengong-bengong liatin pemandangan di luar jendela. Ga ada suara sama sekali. Mungkin pikirnya: dimana ini ya? kok pemandangannya beda, banyak pohonnya? :D
Dan finally kita sampe rumah.
to be continued...
P.S.
Cerita selanjutnya, nggak janji deh ya bakalan cerita panjang lebar. Mungkin posting foto-foto doang yang nggak seberapa, hehehe. Habis kalo dijabarin satu-satu bakal nggak selese tiga hari tiga malam *kayak iklan provider aja ;p
Ini aja nulisnya ada kali 3 hari, xixixi
Selasa, 14 Agustus 2012
Menuju Hiatus
Besok mau mudik, insya Allah
dan seperti biasa, waktunya mudik, waktunya kumpul bareng keluarga, biasanya jarang ngeblog. Ga sempet buka lepi trus internetan. Paling banter ngenet lewat hp doang. Dan kalo lewat hp, palingan sempetnya nyetatus doang di facebook, atau bikin note di multipy yang sebentar lagi mau digusur.
Sehubungan dengan mudik, pikiran rasanya udah di awang-awang, ga sabar buat cepet-cepet besok. Untungnya di kantor lagi nggak ada kerjaan. Oiya, kantor juga udah mulai ditinggal beberapa penghuninya nih. Udah ada yang mudik mulai kemaren.
Karena nggak ada kerjaan, dan karena hari ini hari terakhir ngenet puas di kantor sebelum lebaran, harap maklum ya teman, kalau postingan saya hari ini bakalan berisi giveaway semua. Heran juga, kok jadi banci lomba gini yak? Seperti kata pepatah, sambil menyelam minum air. Sambil kita ngeblog, sambil ikut kuis, siapa tau beruntung :)
Oke deh kalo gitu
Selamat menunggu saat buka puasa buat yang puasa
Selamat berlomba buat yang ikut lomba
Selamat mudik buat yang mau mudik
Sampai jumpa habis lebarann
^_^/
Cara mudah untuk tampil cantik
Saat ia bercermin
Ia paham betul
siapa wanita di hadapannya.
siapa wanita di hadapannya.
Saat matanya menatap
Ia melihat dunia dengan jujur
Ia melihat dunia dengan jujur
Saat pipinya merona
Ia mengerti alam punya sejuta cerita untuknya
Ia mengerti alam punya sejuta cerita untuknya
Dan saat bibir lembutnya
tersenyum
Ia tahu itu datang dari hati
Ia tahu itu datang dari hati
Karena cantik adalah sebuah
inspirasi
Fitrah wanita ingin terlihat cantik
Wanita mana yang tak ingin tampil cantik? Saya rasa jawabannya pasti tidak ada. Semua wanita tentu ingin tampil cantik dan menarik. Kalau tidak, untuk apa salon-salon kecantikan didirikan? Untuk apa pula iklan beraneka ragam kosmetik ditayangkan? Dan untuk apa kursus kecantikan diadakan? Jawabannya tak lain dan tak bukan adalah untuk memfasilitasi kaum hawa agar menjadi semakin cantik.
Bahkan di jaman yang sudah semakin canggih ini, cantik tidak hanya bisa
diusahakan dengan kosmetik saja. Beragam cara dapat ditempuh seorang wanita
untuk tampil cantik. Dengan operasi plastik misalnya. Oh, bahkan di negara maju
sana, operasi plastik bukan hal yang tabu lagi. Semua orang berlomba-lomba
mengoperasi plastik bagian wajah atau tubuhnya agar sesuai keinginan. Demi apa?
Demi tampil cantik tentunya. Dan bagaimana hukum operasi plastik dalam
pandangan Islam? Operasi plastik mubah hukumnya jika dilakukan demi pengobatan.
Memperbaiki cacat bawaan yang sudah dibawa semenjak lahir, bibir sumbing
misalnya, boleh dilakukan demi kebaikan. Tapi kalau tujuannya untuk
mempercantik diri, operasi plastik hukumnya haram! Karena ia mengubah ciptaan
Allah. Sama saja dengan kufur kepada nikmat pemberian Allah.
Kenapa harus halal?
Menjadi cantik itu mudah kok, bukan perkara sulit. Dan untuk apa kita harus
mempersulit diri? Cantik itu bisa didapat kalau kita telaten merawat diri
sendiri. Berikut ini tips kecantikan a la Andiah, hehehehee:
- Mandi 2x sehari. Dengan mandi, kita berarti membersihkan badan yang penuh dengan debu dan kotoran bekas aktivitas seharian. Mandi membuat badan kita menjadi lebih segar, fresh. Mandi juga bentuk perawatan terhadap bagian tubuh kita yang lain, seperti gigi dan rambut. Karena saat mandi adalah saat kita menggosok gigi dan keramas. Karena itu, bila ingin tampil cantik, mandi hukumnya wajib!
- Berolahraga. Olahraga selain membuat badan lebih sehat, juga membuat kita awet muda. Tidak perlu yang berat-berat. Rutinkan saja jogging, minimal setiap weekend. Insya Allah, badan jadi lebih fit
- Makan makanan bergizi. Tentu saja. Dalam makanan, terkandung berbagai macam zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Makanan kaya serat seperti buah dan sayuran, bagus untuk kesehatan kulit. Tubuh yang sehat dan kulit yang cantik, siapa yang tidak mau?
- Banyak minum air putih. Kenapa? karena air membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak.
- Melakukan perawatan untuk kulit. Setelah semua hal di atas sudah kita lakukan, ada satu lagi hal yang harus kita lakukan agar bisa tampil cantik. Perawatan dari dalam itu wajib. Tapi perawatan dari luar adalah cara untuk menjaga apa yang sudah kita biasakan secara baik. Perawatan dari luar itu seperti memakai sunblock untuk melindungi kulit dari jahatnya sinar ultra violet, memakai hand body lotion untuk menjaga kelembaban kulit, atau menggunakan lip balm untuk melembabkan bibir dan mengatasi bibir pecah-pecah. Untuk itulah, kita memerlukan kosmetik. Kosmetik, sebagai sarana perawatan kecantikan dari luar.
Sayangnya, dewasa ini, banyak beredar di pasaran kosmetik yang tidak aman. Tidak aman, karena mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan. Tidak aman, karena mengandung zat-zat yang tidak halal.
- Mandi 2x sehari. Dengan mandi, kita berarti membersihkan badan yang penuh dengan debu dan kotoran bekas aktivitas seharian. Mandi membuat badan kita menjadi lebih segar, fresh. Mandi juga bentuk perawatan terhadap bagian tubuh kita yang lain, seperti gigi dan rambut. Karena saat mandi adalah saat kita menggosok gigi dan keramas. Karena itu, bila ingin tampil cantik, mandi hukumnya wajib!
- Berolahraga. Olahraga selain membuat badan lebih sehat, juga membuat kita awet muda. Tidak perlu yang berat-berat. Rutinkan saja jogging, minimal setiap weekend. Insya Allah, badan jadi lebih fit
- Makan makanan bergizi. Tentu saja. Dalam makanan, terkandung berbagai macam zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Makanan kaya serat seperti buah dan sayuran, bagus untuk kesehatan kulit. Tubuh yang sehat dan kulit yang cantik, siapa yang tidak mau?
- Banyak minum air putih. Kenapa? karena air membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak.
- Melakukan perawatan untuk kulit. Setelah semua hal di atas sudah kita lakukan, ada satu lagi hal yang harus kita lakukan agar bisa tampil cantik. Perawatan dari dalam itu wajib. Tapi perawatan dari luar adalah cara untuk menjaga apa yang sudah kita biasakan secara baik. Perawatan dari luar itu seperti memakai sunblock untuk melindungi kulit dari jahatnya sinar ultra violet, memakai hand body lotion untuk menjaga kelembaban kulit, atau menggunakan lip balm untuk melembabkan bibir dan mengatasi bibir pecah-pecah. Untuk itulah, kita memerlukan kosmetik. Kosmetik, sebagai sarana perawatan kecantikan dari luar.
Sayangnya, dewasa ini, banyak beredar di pasaran kosmetik yang tidak aman. Tidak aman, karena mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan. Tidak aman, karena mengandung zat-zat yang tidak halal.
Kenapa harus halal?
Kenapa kita harus concern dengan
masalah halal-haram ini? Kehalalan suatu produk, apapun itu, adalah harga mati
bagi seorang muslim/muslimah sejati. Perintah untuk mengkonsumsi yang halal dan larangan menggunakan yang haram sangat jelas dalam tuntunan agama Islam. Halal tidak saja menyangkut makanan yang
kita konsumsi. Halal adalah keseluruhan aspek kehidupan kita. Halal is my life.
“...dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari
apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu
beriman kepada-Nya” (Q.S. Al Maidah : 88)
“Wahai sekalian
manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan
janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu
adalah musuh yang nyata bagimu" (Q.S. Al Baqarah : 168)
Untuk itulah LP POM MUI didirikan. Untuk mengkaji kehalalan suatu produk. Untuk memberikan rasa aman kepada para konsumen-Muslim, pada khususnya. LP POM MUI, adalah pihak yang memberikan sertifikasi halal untuk produk-produk yang beredar dan dikonsumsi masyarakat. Dengan adanya sertifikasi halal tersebut, kita tidak perlu khawatir akan halal-haram produk yang kita konsumsi. Alhamdullah..terima kasih kepada LP POM MUI atas usahanya yang telah menentramkan hati konsumen.
Untuk itulah LP POM MUI didirikan. Untuk mengkaji kehalalan suatu produk. Untuk memberikan rasa aman kepada para konsumen-Muslim, pada khususnya. LP POM MUI, adalah pihak yang memberikan sertifikasi halal untuk produk-produk yang beredar dan dikonsumsi masyarakat. Dengan adanya sertifikasi halal tersebut, kita tidak perlu khawatir akan halal-haram produk yang kita konsumsi. Alhamdullah..terima kasih kepada LP POM MUI atas usahanya yang telah menentramkan hati konsumen.
Lantas, apakah kosmetik yang kita pakai juga harus halal? Tentu saja. Karena kosmetik nantinya akan terserap ke dalam tubuh kita. Memakai kosmetik dari bahan yang tidak halal, sama saja dengan meracuni tubuh kita dengan bahan haram tersebut.
Kosmetik bisa jadi tidak aman dipakai karena mengandung zat berbahaya. Beberapa contoh zat berbahaya yang terkandung
dalam kosmetik antara lain:
- Mercuri. Digunakan dalam kosmetika karena harganya yang murah dan dapat membuat kulit
wajah tampak bersih dan mengkilap dalam tempo singkat. Namun, zat berbentuk
cair dan berwarna keperakan ini dapat memicu timbulnya kanker, memasuki susunan
syaraf pusat, tremor, insomnia, pikun, depresi, hingga gangguan penglihatan
- Hidroquinon, jika dipakai dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan iritasi dan alergi. (1)
- Dibutylphthalate (DBP) atau butil ester. Fungsinya adalah untuk
membantu kulit menyerap produk dengan baik. Namun, oleh US Environmental
Protection Agency, DBP telah diklasifikasikan sebagai bahan yang bisa
menyebabkan kanker
- Sodium Lauryl Sulphate. Fungsinya
membersihkan lapisan minyak serta menyegarkan kulit. Bahayanya terhadap tubuh,
bahan ini membuat kulit menjadi rentan terhadap kotoran, wajah bisa berlubang
dan kasar
- Synthetic Perfumes. Synthetic
Perfumes bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, dan reaksi lain yang serupa.
- Cocoamide Dea Tea, biasanya
terkandung dalam shampo dan pelembab wajah. Penelitian menunjukkan bahan ini bisa menghambat penyerapan kolin
(suatu zat yang termasuk dalam vitamin B) untuk perkembangan fungsi otak.
Selain itu, Cocoamide dapat menimbulkan jerawat, gatal, serta alergi jangka
pendek.
- Petrochemicals. Menurut
penelitian, produk dengan kandungan ini dapat menyebabkan masalah ginjal,
saraf, kerusakan pada otak, dan anemia jangka panjang. (2)
Sementara itu, kosmetik
yang tidak aman dipakai oleh muslimah karena ketidakhalalannya adalah kosmetik
yang mengandung beberapa bahan seperti tersebut di bawah ini: sodium heparin,
plasenta, cairan amnion yang berasal dari babi, glyserin yang berasal dari
babi, serta kolagen yang berasal dari babi.
Sodium heparin
adalah mukopolisarida tersulfatasi yang banyak terdapat dalam jaringan mamalia. Bahan pembuatannya barasal dari Babi. Sodium
heparin biasanya digunakan sebagai salah satu obat yang diperlukan untuk
mencegah penggumpalan darah dan banyak digunakan sebagai terapi pada penderita
serangan jantung. Namun, karena memiliki efek perawatan pada kulit, memperbaiki
sirkulasi dan meningkatkan suplai gizi serta meningkatkan ekskresi sisa
metabolisme, bahan ini pun mulai banyak digunakan sebagai bahan kosmetik. Dalam
dunia kosmetik, sodium heparin merupakan salah satu bahan dalam pembuatan cream
untuk nutrisi kulit, cream untuk sekitar mata, produk-produk anti acne atau
jerawat dan juga hair tonic.
Bahan lain yang patut dicermati dalam pembuatan
kosmetik adalah plasenta. Plasenta merupakan organ manusia yang berfungsi
sebagai media nutrisi untuk embrio yang ada dalam kandungan. Dalam pembuatan
kosmetik, ekstrak plasenta bisa berasal dari hewan maupun manusia. Biasanya ia
menjadi bahan baku krem regenerasi untuk memperbaiki elastisitas kulit dan
mencegah degenerasi sel, sehingga menghasilkan fungsi kulit yang diinginkan,
yaitu kulit muda belia. (3)
Produk-produk yang juga mengandung ekstrak
plasenta yang ditemukan di pasar antara lain sabun mandi, lotion, perawatan
kulit, dan juga bedak. Kosmetika itu dijual bebas dengan harga yang cukup
mahal. Sereemm. Kalau tidak hati-hati, bisa-bisa kita terperosok menggunakan kosmetika yang tidak halal ini. so, be wise yah teman-teman.
![]() |
| Wardah, kosmetik yang pasti halalnya |
Cantik itu perlu. Tapi kita tidak perlu mengorbankan kesehatan, ataupun akidah kita demi kecantikan. Bagaimana caranya? Wardah kosmetik menawarkan solusinya. Sudah sejak lama saya mengenal merk kosmetik yang satu ini, tapi belum pernah secara serius saya membahasnya. Penasaran, saya pun mengobrak-abrik websitenya dan menemukan konsep kecantikan Wardah. Ada 3 prinsip utama yang dipegangnya, dan ini semakin meyakinkan saya bahwa Wardah adalah benar-benar solusi, saat pencarian terhadap produk halal dan aman semakin sulit belakangan ini. Berikut 3 prisip utama Wardah yang saya copy dari websitenya:
1. Pure and Safe.
Produk Wardah mengandung bahan baku yang aman dan halal, diciptakan untuk kenyamanan dan ketenangan wanita yang meggunakannya. Faktanya kulit wanita Asia berbeda dengan kulit wanita Eropa atau Amerika. Lapisan dermis (terluar) kulit wanita Asia cenderung lebih tipis, sehingga lebih sensitif dan rentan terhadap faktor luar. Cukup satu fakta ini menjadi landasan konsep kecantikan Wardah bahwa kulit wanita Indonesia membutuhkan perawatan dengan perlindungan menyeluruh. Wardah menyatukan konsep teknologi terbaru, formulasi sesuai international dermatologist standard dengan bahan-bahan alami yang berkualitas serta aman. Proses produksi melalui uji pengawasan seksama dari para ahli dan dokter kulit. Produk Wardaho Tidak mengandung Hydroquinono Lembuto Diformulasikan secara tepat.2. Beauty Expert.
Citra awal Wardah sebagai kosmetik ditujukan untuk wanita muslim telah berkembang menjadi produk yang dapat dinikmati oleh kalangan yang lebih luas. Wardah percaya bahwa menjadi cantik itu universal. Pengalaman belasan tahun menjadi pilihan banyak wanita Indonesia, tak hanya kaum muslimah, terkait erat dengan bagaimana Wardah selalu berinovasi serta berkreasi menjawab setiap kebutuhan. Mulai dari serangkaian kosmetik yang efektif membingkai wajah dengan warna-warna segar hingga produk perawatan kulit berkualitas tinggi. Wardah Signature Beauty menempatkan wanita Indonesia sebagai primadona yang datang dengan keunikannya masing-masing. Wardah memastikan bahwa setiap sapuan warna, bubuhan bedak atau polesan shading lembut dapat semakin menguatkan karakter wanita tersebut.
3. Inspiring Beauty.
Dari tahun 1995 hingga saat ini, Wardah selalu meyakini kecantikan yang menginspirasi. Wanita Indonesia bisa jadi telah mengadopsi dinamika kemajuan dunia, namun ia tak pernah meninggalkan nilai budaya Timur yang santun. Bagi wanita Wardah, kosmetika tidak hanya untuk tubuh akan tetapi juga untuk jiwa. Kecantikannya membuat ia merasa mencintai diri sendiri, sebanyak dan sedalam dia mencintai orang-orang di lingkungan sekitarnya. Menjadi cantik dapat dilakukan oleh siapapun dengan mudah. Namun sekaligus memberi inspirasi, harus tulus berawal dari hati.(5)
Ternyata, Wardah
benar-benar memahami wanita Indonesia
seutuhnya ya. Dan tentu saja, memahami wanita muslimah. Apa buktinya? Wardah
adalah kosmetik yang sudah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Cara
termudah untuk mengetahui suatu produk halal atau tidak adalah dengan melihat
label halal MUI pada kemasan produk.
Tidak cukup
dengan itu, dalam rangkaian acara INDHEX (Indonesia Halal Expo) 2012, yang diselenggarakan Majelis
Ulama Indonesia (MUI) bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag), produk
kosmetik Wardah mendapatkan anugerah Halal Award sebagai kategori kosmetik
halal. Kereeenn.
Cantik fisik,
adalah anugerah yang diberikan Allah SWT kepada kita kaum hawa. Sudah sepantasnya kita menjaga dan merawat kecantikan
yang diberikan Allah kepada kita. Akan tetapi, kecantikan fisik tidak akan sempurna tanpa diimbangi kecantikan yang berasal dari dalam hati kita. Ingat, Allah tidak menilai hambaNya berdasarkan penampilan fisik kita.
Cantik fisik, tapi nyebelin, bikin orang sekitar nggak nyaman dengan tingkah laku kita, itu nggak banget. Cantik fisik, tapi mulutnya hobi nggosipin orang? Naudzubillah.. Cantik itu bukan hanya wajah kita, bukan hanya kulit kita, bukan hanya fisik kita. Cantik itu, adalah keseluruhan tingkah laku kita. Makanya, wajib bagi kita untuk menjaga tutur kata dan tingkah laku kita, agar kecantikan fisik yang sudah kita upayakan, bisa lebih bersinar.
Ah, hampir terlupa. Ada satu lagi yang bisa membuat kita semakin cantik. Apa itu? Senyum. Senyum yang tulus dan ikhlas, insya Allah akan membawa kedamaian bagi siapa saja yang melihatnya :)
Sekarang, sudah siapkah kita untuk tampil cantik?
tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba BLOG #KosmetikHalal Berhadiah Gadget Keren yang diadakan BLOGdetik bekerja sama dengan LPPOM MUI serta Wardah Kosmetik.
referensi:
(1) http://www.halalmui.org/newMUI/index.php/main/detil_page/11/761/30/1
(2) http://wolipop.detik.com/read/2012/06/04/145953/1932227/234/5-kandungan-kosmetik-yang-membahayakan-kesehatan
(3) http://www.halalguide.info/2010/01/13/haram-kosmetik-dari-sodium-heparin-dan-plasenta/
(4) http://www.halalmui.org/newMUI/index.php/main/detil_page/11/761/30/1
(5) http://www.wardahbeauty.com/id/about.html
Label:
blogdetik,
halal-haram,
lomba,
mui,
wardah kosmetik
Senin, 13 Agustus 2012
List Giveaway
Ngopy dari tempat Ila. Banyak giveaway nih. Tapi ada yang udah lewat deadline juga. Selamat berburu ^_^
List Giveaway yang sedang berlangsung di blog temen-temen, saya list-kan di sini yaa. Semoga bermanfaat :D
List Giveaway yang sedang berlangsung di blog temen-temen, saya list-kan di sini yaa. Semoga bermanfaat :D
- http://irinsintriana.wordpress.com/2012/07/19/giveawaymorningsunshine/ (DL 19 Agustus 2012)
- http://www.lukkarpress.blogspot.com/2012/07/quis-novel-paket-gratis.html (DL 13 Agustus 2012)
- http://www.kanisiusmedia.com/quiz/detail/17#form (DL 31 Agustus 2012)
- http://ichiekaichi.blogspot.jp/2012/08/goodthinkss-august-2012-giveaway.html (DL 30 Agustus 2012)
- http://catatan-indrayana.blogspot.hk/2012/08/persembahan-giveaway-sahabat-blogger.html (DL 4 september 2012)
- http://idekuhandmade.blogspot.com/2012/08/first-august-giveaway.html (DL 14 Agustus 2012)
- http://alvi-syahrin.blogspot.hk/2012/08/giveaway-dilemakuis.html (DL 24 Agustus 2012)
- http://www.marubunnytown.com/2012/08/giveaway-2-tahun-marubunnytown.html (DL 13 Agustus jam 23.00)
- http://ennymamito.blogspot.com/2012/08/giveaway-nyam-nyam.html (DL 30 Agustus 2012)
- http://marsudiyanto.net/giveaway-motivasi-berwarna.html (DL 31 Agustus 2012)
- http://pop282007.blogspot.com/2012/08/giveawayasyiknya-berbisnis.html
- http://glen-tripollo.blogspot.com/2012/07/creative-talks-flash-fiction-contest.html (DL 31 Agustus 2012)
- http://www.mf-abdullah.com/2012/07/giveaway-catatan-akhir-pekan-aku-cinta.html (DL 31 Agustus 2012 jam 22.00)
Langganan:
Postingan (Atom)





