Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Februari 2013

Wanita dan Pertahanan Diri

Gambar diambil dari sini

Belakangan sedang gencar pemberitaan di media tentang mahasiswi yang meninggal gara-gara meloncat dari angkot. Elus dada saja. Rasa aman sepertinya sudah semakin mahal harganya sekarang. Apalagi di ibukota. Kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan transportasi publik sudah hampir tidak ada mengingat maraknya kejahatan di dalam angkutan kota yang sering terjadi.

Kalau diingat-ingat, dulu jamannya kuliah saya masih berani keluyuruan pagi-pagi buat naik angkot, kadang seorang diri. Ceritanya sebagai mahasiswa rantau, saya sering dong mudik. Dan mudik, tak selalu kita dapat mengandalkan kebersamaan dengan teman-teman. Adakalanya saya mudik lalu pulang balik Jakarta sendiri. Nah, kalau begitu ceritanya, biasanya saya berangkat dari kampung sore hari naik bis, lalu sampai di terminal Lebak Bulus dini hari, jam tiga pagi. Kalau lagi sendiri, saya berdiam aja di terminal nunggu pagi. Lalu lepas sholat subuh, saya langsung cari angkot buat pulang ke kosan. Biasanya angkot itu jalan kalau ada beberapa penumpang. Tapi tak jarang, di tengah jalan penumpangnya habis, turun satu-satu, tinggal saya seorang diri. Sementara di luar sana langit masih gelap dan jalanan belum ramai. Dulu saya nggak ngerasa takut sama sekali. Tapi kayaknya sekarang kalau disuruh ngangkot sendirian lagi, pagi-pagi kayak gitu, saya nggak berani lagi.

Sebagai warga negara, boleh lah kita mengharapkan campur tangan pemerintah dalam masalah kenyamanan moda transportasi. Tapi sebagai manusia mandiri, ada baiknya kita membekali diri kita sendiri supaya siap dengan segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

Saya coba tuliskan apa yang menjadi renungan saya pribadi deh ya, bagaimana cara melindungi diri untuk wanita saat berada di jalanan:

1. Memakai baju yang sopan.  
Sorry to say ya, bukannya saya hendak melarang penggunaan rok pendek. Silakan saja memakai rok pendek sesuka hati asalkan jangan di jalanan. Apalagi sambil bonceng motor. Entah itu sambil bonceng menyamping karena naik motor bebek biasa, atau bonceng ngangkang karena lagi naik motor cowok. Saya yang cewek liatnya aja risih, nggak nyaman. Kalau memang mau pake rok pendek, mending dipakenya nanti kalau udah sampai di tempat tujuan. Kalau di jalanan, pakenya celana aja. Oke? Oke? *kecuali kalau naik kendaraan sendiri, ya terserah aja sih :D

2. Jangan memakai perhiasan berlebihan
Gelang 5 renteng, kalung mutiara, cincin 3 biji, anting, gelang kaki, semuanya dipake dan terlihat oleh orang lain. Apa nggak bikin mata silau? *.*

3. Jangan mengeluarkan benda-benda berharga secara vulgar di angkutan umum
Contohnya: dompet berisi uang  sepuluh juta dibuka di angkot, padahal cuma mau ambil receh 2 ribu buat bayar angkot. Kalo nggak mau kayak gitu, sebelumnya siapkan saja receh di kantong atau tempat yang mudah dijangkau. Biar nggak usah buka-buka dompet saat di kendaraan. Kalau soal penggunaan handphone di kendaraan umum, saya yakin sudah banyak yang aware sih, biarpun soal hp ini justru yang paling susah dilarang. Kita memang sudah ketergantungan dengan benda yang satu ini. Adaa aja urusannya. Ngecek sms, bbm-an, update status, browsing, telpon, dilakukan dengan bebas di angkutan umum. Padahal bisa saja mengundang kejahatan *peringatan untuk diri sendiri

4. Membekali diri dengan 'senjata'
Sekarang sudah banyak dijual alat pertahanan diri macem alat kejut listrik, pentungan, dll (nggak tau :p). Kalau dirasa kurang percaya diri, boleh lah kita membekali diri dengan alat macam itu. Pahami juga bahwa kita bisa menggunakan benda-benda yang biasa kita bawa sehari-hari untuk perlindungan diri. Contoh: payung, bisa dipakai buat mukul penjahat; peniti jilbab bisa dipakai buat nusuk; high heels bisa dipake buat nginjek kaki orang yang usil, dan lain sebagainya.

5. Membekali diri dengan ilmu bela diri
Naah, ini kayaknya oke nih. Nggak ada salahnya kita kaum hawa mempelajari ini untuk melindungi diri dari kejahatan. Di tv saya lihat juga sudah banyak wanita yang mulai berlatih bela diri.

Gambar diambil dari sini

Hmm... kayaknya itu yang ada di pikiran saya soal pertahanan diri wanita. Ada yang mau menambahkan?



Jumat, 02 November 2012

Berburu aksesoris cantik di Asemka

Jakarta itu emang surganya belanja. Mulai dari yang mahaaalll, sampai yang muraaahh, semua ada di sini. Mulai dari mall, sampai pasar tradisional, tinggal pilih. Jakarta juga surganya belanja grosir. Sebutlah Tanah Abang, Blok M, Jatinegara, Mangga Dua, Cempaka Mas, Mall Ambassador, Senen, Thamrin City, mana lagi coba sebut deh, saya nggak apal :p

Nah, tadi saya baru aja nyoba belanja di Asemka. Kalo denger namanya si udah lama. Tapi baru tadi ini bener-bener ke sana. Lokasinya deket sama Stasiun Kota. Kalau ditanya directionnya, saya nggak paham, maaapp... Asemka ini pusat belanja aksesoris gitu deh. Ada juga souvenir pernikahan, mainan anak-anak, stationary, macem-macem pokoknya. Yang paling penting di sini, harga bersahabat.

Asemka. Gambar diambil dari sini

Secara umum, barang-barang di Asemka dijualnya grosiran, bukan eceran. Tapi kita boleh kok membeli 3, 6, atau kelipatannya. Kecuali kalo penjualnya bilang ga boleh ya udah. Hehehehee... Tempatnya sendiri, ada yang memakai lahan bekas parkiran gedung, ada yang emang di dalem gedung. Ada yang ber-AC, ada yang panas-panasan. Kalau kata temen, tempat nggak nyaman, tapi harga nyaman :)

Dan ini hasil belanjaan kami tadi:

Jilbab headband, selusin IDR 150.000, satuannya IDR 12.500
Jilbab headband juga, selusin IDR 48.000, satuan IDR 4.000
Sabuk, beli satuan @IDR 10.000 saja
Bros, satu renteng gitu IDR 30.000. Satuannya @IDR 10.000
Bros bunga dari kain. Satu lusin IDR 36.000, berarti satuannya IDR 3.000
Satu renteng isi 4 buah, IDR 24.000
Satu lusin IDR 96.000. Satuan @IDR 8.000

Nggak semua belanjaan dipotret sih.. Maap juga hasilnya jelek karena motret pake hp doang, di toilet pula *please deeh, penting gitu disebutin :p

Karena kami tadi perginya bertiga, jadi kami bisa join beli ini itu. Bagi-bagi gitu. Jadi lebih irit kan? Bisa dapet banyak juga. Hehehehee..Pokoknya, puass belanja di sini. Nggak pake nawar lagi , yang mana saya males banget lakuin kalo lagi belanja *emang bukan emak-emak sejati, hihihi...

Oiya, mana ketemu kakak ipar lagi pas lagi belanja. Hahahahaaa dasar sama-sama emak. Kayaknya si dia habis beli mainan buat krucils kakak-kakaknya Raihan, soalnya bawa-bawa kardus lumayan gede.

Mmm....mungkin lain kali dicoba belanja ke sini pas lagi libur. Soalnya kalo belanja di hari kerja--pas waktu istirahat ya ini tadiiii...-- nggak puas dan terburu-buru banget.

Okay, kesimpulannya, kalau mau cari aksesoris muraaahh, silakan datang ke Asemka. Dijamin puaasss ^^




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...